Jakarta.Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga negara. Acara khidmat ini bertujuan untuk menyatukan semangat kebangsaan, mempererat tali silaturahmi antar-instansi pemerintah, serta memohon keberkahan bagi kemajuan bangsa di usia kemerdekaan yang semakin matang. Melalui pendekatan spiritualitas yang inklusif, Kemenag ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keimanan dan ketakwaan menjadi fondasi penting dalam membangun integritas dan dedikasi para pelayan publik terhadap negara.

Rangkaian acara diisi dengan lantunan zikir bersama yang dipimpin oleh para ulama dan tokoh agama lintas iman, menciptakan suasana haru dan penuh refleksi bagi seluruh peserta yang hadir. Dalam sesi doa kebangsaan, para pemimpin spiritual mendoakan agar Indonesia senantiasa diberi kekuatan, kedamaian, dan perlindungan dari segala bentuk perpecahan atau ancaman disintegrasi bangsa. Peserta diajak untuk merenungkan kembali makna kemerdekaan sebagai amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata, kejujuran, dan pelayanan prima kepada masyarakat, sehingga cita-cita luhur para pendiri bangsa dapat terus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari.

Kepala Kantor Wilayah atau perwakilan pimpinan tinggi Kemenag dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan global dan dinamika sosial yang kompleks. Beliau menyatakan bahwa ASN tidak hanya berfungsi sebagai birokrat, tetapi juga sebagai agen pemersatu bangsa yang harus mampu menjadi teladan dalam toleransi, moderasi beragama, dan etos kerja profesional. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menghapus sekat-sekat ego sektoral antar-kementerian, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam mendorong percepatan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan rakyat secara merata.

Penutupan acara ditandai dengan komitmen bersama para ASN untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam setiap tugas kedinasan. Dengan semangat baru yang terbentuk dari kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan ini, para aparatur pemerintah bertekad untuk bekerja lebih giat, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan Indonesia Emas yang maju, adil, dan bermartabat. Kemenag berkomitmen untuk terus menjadikan acara serupa sebagai agenda rutin strategis dalam memperkuat ketahanan mental dan spiritual aparatur negara sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kemakmuran Republik Indonesia.

Categories Berita

Leave a Comment

×
Slide 1 Slide 2 Slide 3