BDK MAKASSAR – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar secara konsisten melaksanakan program “Rabu Asri” sebagai bagian dari upaya nyata menciptakan lingkungan kerja yang bersih, hijau, dan sehat bagi seluruh aparatur.

Kegiatan yang dijadwalkan rutin setiap hari Rabu ini melibatkan partisipasi aktif seluruh pegawai, mulai dari jajaran pimpinan hingga staf pendukung. Aksi gotong royong ini meliputi pembersihan area kantor, perawatan tanaman hias, hingga pengelolaan sampah berbasis pemilahan.

Di sela-sela kegiatan, Kepala BDK Makassar, Milawati menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mempercantik estetika fisik kantor, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan dan kebersamaan tim.

“Program ‘Rabu Asri’ dirancang untuk menanamkan budaya ramah lingkungan sekaligus membangun suasana kerja yang segar dan kondusif. Lingkungan yang bersih dan asri secara langsung mendukung kesehatan mental serta produktivitas pegawai dalam memberikan pelayanan publik yang optimal,” ujar Milawati.

Penyegaran Suasana Kerja dan Edukasi Ekosistem, Rabu Asri di BDK Makassar dijalankan dengan pendekatan yang terstruktur namun tetap menyenangkan. Strategi yang diterapkan mencakup pembagian zona kebersihan, perlombaan antarunit kerja, hingga edukasi singkat mengenai manfaat ruang hijau bagi kesehatan dan efektivitas kerja.

Para pegawai diajak untuk tidak sekadar membersihkan area kantor, tetapi juga memahami pentingnya menjaga ekosistem mikro melalui: Penanaman Bibit Pohon, Menambah ruang terbuka hijau di area BDK Makassar. Pengolahan Sampah Organik, Pembuatan kompos mandiri dari sisa limbah organik. serta Pengurangan Plastik Sekali Pakai, Mendorong pembiasaan gaya hidup minim sampah (zero waste) di lingkungan birokrasi.

Suasana gotong royong yang terbangun selama kegiatan terbukti efektif memperkuat solidaritas internal sekaligus meredakan tingkat stres akibat beban tugas administratif yang padat. Dampak positif dari rutinitas “Rabu Asri” kini dirasakan secara nyata oleh seluruh sivitas BDK Makassar. Hal ini ditandai dengan meningkatnya kenyamanan bekerja, menurunnya keluhan terkait kebersihan fasilitas, serta bermunculannya ide-ide kreatif pegawai seperti pengembangan taman vertikal (vertical garden) dan pojok baca bernuansa alam.

Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata bahwa investasi waktu untuk merawat lingkungan kerja berbanding lurus dengan peningkatan kinerja dan kepuasan pegawai.

Ke depan, BDK Makassar berencana mengintegrasikan konsep “Rabu Asri” ke dalam indikator penilaian kinerja unit kerja, sekaligus menjadikannya percontohan (role model) bagi instansi lain dalam mewujudkan birokrasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Categories Berita

Leave a Comment

×
Slide 1 Slide 2 Slide 3