BDK Makassar – Balai Diklat Keagamaan Makassar secara resmi membuka empat program pelatihan jarak jauh (PJJ) secara serentak, yaitu Pelatihan Teknis Kehumasan, Pelatihan Al-Qur’an Hadis untuk Guru MTs, Pelatihan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk Guru MTs, dan Pelatihan Manajemen Wakaf. Acara pembukaan yang berlangsung secara daring ini dipimpin langsung oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar, Hj. Milawati.

Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa transformasi digital dalam dunia pendidikan dan pelayanan keagamaan menuntut aparatur dan tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan, tanpa terbatas oleh jarak dan waktu, guna menjawab tantangan masyarakat yang semakin dinamis dan melek informasi.

Hj. Milawati menyoroti pentingnya integrasi antara keterampilan teknis komunikasi, penguatan literasi keagamaan, dan profesionalisme pengelolaan aset umat. Beliau menjelaskan bahwa Pelatihan Teknis Kehumasan dirancang untuk membangun citra positif instansi melalui strategi komunikasi yang efektif, sementara Pelatihan Al-Qur’an Hadis dan IPA bagi guru MTs bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang holistik, memadukan nilai-nilai spiritual dengan pemahaman sains modern. Selain itu, Pelatihan Manajemen Wakaf hadir sebagai respons terhadap kebutuhan transparansi dan optimalisasi harta wakaf untuk kemaslahatan umat, memastikan bahwa pengelolaan dana sosial keagamaan dilakukan secara akuntabel, produktif, dan sesuai dengan prinsip syariah serta regulasi negara.

Pelaksanaan pelatihan berbasis PJJ ini merupakan bukti komitmen BDK Makassar dalam menyediakan akses pembelajaran yang inklusif, efisien, dan berkualitas tinggi bagi ribuan peserta dari berbagai wilayah. Para peserta diajak untuk memanfaatkan platform digital secara maksimal, berkolaborasi dalam diskusi virtual, dan segera mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk inovasi di unit kerja masing-masing.

Dengan diluncurkannya keempat angkatan pelatihan ini, BDK Makassar optimis dapat melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual dan teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat, sehingga mampu berkontribusi signifikan terhadap kemajuan pendidikan keagamaan dan pelayanan publik di Indonesia.

Categories Berita

Leave a Comment

×
Slide 1 Slide 2 Slide 3