BDK Makassar, Senin (17/8/2026) pagi. Kegiatan yang diikuti ratusan pegawai, baik ASN maupun tenaga honorer, berlangsung khidmat dalam suasana merah putih.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala BDK Makassar, Hj. Milawati, membacakan amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut, Menteri Agama menekankan pentingnya pelayanan publik yang adil dan inklusif, sekaligus percepatan transformasi birokrasi yang tetap berlandaskan integritas.

“**Kemerdekaan sejati bagi Kementerian Agama adalah menghadirkan layanan publik yang adil, inklusif, dan bebas dari intoleransi. Rawatlah keberagaman sebagai kekayaan bangsa, bukan celah perpecahan. Kita harus berlari cepat melalui transformasi digital, tanpa pernah menanggalkan integritas dan kejujuran**,” demikian pesan Menteri Agama yang dibacakan Milawati.

Selain upacara, peringatan HUT ke-81 RI juga diisi dengan penyematan penghargaan **Satyalancana Karya Satya** kepada pegawai yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas pegawai dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Milawati mengatakan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, khususnya dalam meningkatkan kualitas kediklatan keagamaan di wilayah kerja BDK Makassar.

“**Estafet perjuangan pahlawan hari ini kita wujudkan lewat kerja nyata. Tugas kita di BDK adalah mencetak SDM keagamaan yang unggul, profesional, dan berkarakter moderat. Momen HUT ke-81 RI ini harus menjadi titik tolak kita untuk bekerja lebih transparan, lincah, dan berdampak langsung bagi masyarakat**,” ujarnya.

Menurutnya, nilai integritas dan moderasi beragama perlu terus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal itu menjadi bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) keagamaan yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di BDK Makassar kemudian ditutup dengan berbagai lomba kebersamaan. Suasana yang sebelumnya berlangsung khidmat berubah menjadi penuh keceriaan melalui lomba memasak nasi goreng kreasi, joget balon, lari karung, lari kelereng dan lomba Karaoke yang diikuti keluarga besar BDK Makassar.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar BDK Makassar.

Categories Berita

Leave a Comment

×
Slide 1 Slide 2 Slide 3